Kebangkitan Nasional Baru: Pembangunan Korporasi dan Birokrasi

Kebangkitan nasional melawan penjajah Belanda dimulai dengan berdirinya organisasi modern Budi Utomo dibawah kepeloporan dr Sutomo atas inspirasi dr Wahidin Sudirohusada (1908). Kebangkitan pertama telah berhasil mengusir penjajh Belanda secara fisik dari tanah air. Kini, kita perlu moment kebangkitan yang baru. Kebangkitan yang baru perlu didengungkan lagi agar semangat membangun bangsa dan mencapai kemandirian bangsa ini tetap terjaga dan semakin menguat. Untuk itu saya mengusulkan pencanangan kebangkitan baru yaitu bangkitnya korporasi Indonesia dan bangkitnya birokrasi pemerintah.

Kebangkitan ini sebenarnya telah ditandai dengan terpilihnya Dahlan Iskan (DI) memimpin BUMN dan terpilihnya Jokowi-Basuki (JB) menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Satu sisi, DI dengan sepak terjangnya membangun BUMN  mewakili kebangkitan korporasi (perusahaan bermotif profit ) dan satu sisi JB mewakili kebangkitan birokrasi,  lembaga pemerintah yang melayani masyarakat. Kombinasi dua kebangkitan ini akan menjadi kunci kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Keduanya harus terus ditingkatkan dan disebarluaskan.

Jiang Zemin presiden China, yang sekarang menjadi raksasa ekonomi dunia, pada tahun 1992 pernah mengajukan pertanyaan: apa yang harus dilakukan untuk mempercepat perkembangan ilmu dan teknologi di China? Dua usulan muncul, satu dari wakil presiden dan satu dari kalangan ilmuwan. Wakil Presiden Zhu Rongji mengusulkan untuk memperbaiki BUMN yang banyak dimiliki China yang serba korup . Dr. Song  Jian mengusulkan pembentukan high-tech industrial parks seperti Silicon valley di Boston USA. Meskipun Jiang menyetujui pendapat Song, pada perkembangannya China juga sangat berkomitmen mengembangkan BUMNnya menjadi BUMN multinasional. Sehingga muncul istilah kapitalisme negara, dimana pemerintah China mengucurkan dana tanpa batas untuk membantu BUMNnya melakukan ekspansi ke luar negeri termasuk Indonesia, misalnya Petro China yang sukses menambang minyak di beberap atmpat di Indonesia. China sukses membangun lewat revitalisasi BUMN.

Kini BUMN Indonesia di bawah DI memperlihatkan geliat yang luar biasa. Hampir semua sektor mendapat perhatian, mulai dari pertanian, peternakan, hutan, jalan raya, pelabuhan, asuransi, kereta api, penerbangan, semen, farmasi, pertambangan,  bahkan industri hasil laut. Selain sektor yang bervariasi juga cakupan wilayahnya sangat Indonesia, mulai dari peternakan sapi Sumba, pembangunan pelabuhan Teluk Bayur, pengembangan sapi di Bila Sulawesi Selatan, penanaman Ponrang di Blora, Pengerukan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, bahkan juga melintas batas sampai pembangunan infrastruktur di Timor Leste. Banyak hal dilakukan untuk membuat BUMN sebagai salah satu pilar pembangunan . Beberapa waktu ini telah dibuat roadmap swasembada daging ,  revitalisasi pabrik gula, pembukaan sawah baru di kalimantan, pembangunan PT KAI, Askes yang akan merambah sektor UKM, Penanaman buah tropis secara besar-besaran di Jawa Barat hingga pengambilalihan Blok Mahakam oleh Pertamina untuk mencapai kemandirian energi. Semua ini memang tidak dilakukan oleh DI sendiri, bahkan dalam beberapa hal DI tinggal meneruskan. Namun dibawah DI rasanya semua jadi jelas, ada komando, ada target, ada pemantauan, ada kontrol dan dikomunikasikan ke masyarakat. DI sering mengundang ahli pertanian, ahli peternakan, farmasi untuk memberikan ide-ide pembangunan bidang-bidang tersebut. Dan setelah didiskusikan, hasilnya dilaksanakan. Tidak Cuma berhenti di diskusi. Program BUMN sangat membumi. Beberapa BUMN telah melakukan ekspansi ke luar negeri seperti Semen Indonesia (dulu Semen Gresik). Jelas ini menumbuhkan harapan bagi masyarakat Indonesia yang tengah memimpikan bangsa yang mandiri, kuat dan dihargai di dunia walaupun harus rela disuguhin berita korupsi hampir tiap hari.

Kondisi masyarakat sendiri juga memperlihatkan keadaan ekonomi yang semakin baik. Lihatlah betapa bandara selalu penuh penumpang, hotel di tempat wisata penuh di masa libur, tiket kereta api yang sudah habis jauh hari sebelum masa libur sekolah, jalan-jalan penuh mobil bagus, jumlah jemaah umroh yang meningkat tajam, antrian haji yang panjang dll. Indonesia sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang nyata.

Di sisi lain kebangkitan korporasi tidak akan sukses  tanpa diimbangi birokrasi yang bagus. Masyarakat yang sedang berkembang maju pun membutuhkan pelayanan birokrasi yang cepat dan bersih. Korporasi yang harus mencari untung itu butuh dukungan layanan perijinan dari birokrasi. Membaca kejadian akhir-akhir ini di panggung politik, munculnya pasangan JB sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta bisa dianggap sebagai tanda kebangkitan birokrasi. JB dengan jelas telah memperbaiki birkorasi.  Tidak hanya mengganti pejabat dibawahnya dengan orang yang kompeten dan bisa bekerja cepat, mereka juga memperbaiki masalah perijinan agar bisa dipersingkat dan disederhanakan. Gaya kepemimpinan merekapun juga sangat melayani masyarakat. Dalam hal pembangunan yang menyangkut kepentingan umum JB selalu mengusahakan masyarakat untuk ikut terlibat baik untuk memberi masukan dan menentukan alternatif. Semua serba terbuka.  JB juga menjadikan jabatannya sebagai sarana untuk melayani masyarakat. Inilah kebangkitan birokrasi! Apa yang dilakukan JB  perlu disebarkan ke tingkat nasional, ke departemen lain, ke pemerintah propinsi lain hingga ke tingkat birokrasi paling bawah. Birokrasi yang sederhana, bersih dan melayani.

Dengan dua kebangkitan ini, Indonesia akan bisa menjadi bangsa yang kuat dan disegani. Kebangkitan korporasi akan menghasilkan banyak produk, layanan, devisa dan laba yang bisa digunakan untuk membiayai mesin birokrasi. Birokrasi yang efisien dan bersih akan membantu korporasi semakin cepat berkembang demi kemakmuran rakyat. Kebangkitan baru harus terus didengungkan: tingkatkan kinerja korporasi di bawah BUMN sehingga bisa menjadi BUMN multinasional corporate layaknya BUMN China dan  perbaiki birokrasi sehingga menjadi efisien dan melayani.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s